Kenali Faktor yang Menghambat Kualitas Guru


Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan sebuah pendidikan ialah guru. Pemegang kendali utama ini memiliki peran dominan karena berhubungan langsung dengan siswa. Ketika pemegang kendali keberhasilan sebuah pendidikan adalah seorang guru, maka tentunya guru harus memiliki kualitas yang baik sebagai pendidik. 

Kualitas yang dimiliki oleh seorang guru secara tidak langsung dapat menentukan bobot ilmu yang akan didapat siswanya. Sebagus apapun kebijakan yang diberikan oleh menteri pendidikan, namun jika guru tidak memiliki kualitas yang mengimbangi maka semua itu akan sia-sia. 

Peningkatan kualitas guru kini semakin diperhatikan oleh pemerintah dengan adanya pelatihan-pelatihan bagi guru, namun semua usaha ini seakan belum maksimal karena dinilai belum merata dan tidak berkesinambungan. 

Beberapa waktu terakhir ini pemerintah sering mengadakan uji coba sebagai parameter yang menjadi tolak ukur agar guru semakin berkualitas dalam melakukan perannya di dunia pendidikan. Parameter yang sering disebut sebagai UKG ini bersifat menyeluruh di tanah air Indonesia.

Selain untuk memetakan kualitas yang dimiliki oleh seorang guru, kegiatan ini diharapkan menjadi sebuah dasar yang nantinya bermanfaat ketika akan mengikuti pelatihan. 

Namun pada kenyataannya kegiatan UKG yang dilaksanakan oleh pemerintah belum sepenuhnya berhasil dan berjalan dengan maksimal. Sebagaimana Ujian Nasional yang dilakukan oleh siswa, UKG juga merupakan sebuah tolak ukur yang hanya dinilai dalam waktu dua jam saja. 

UKG bagi seorang guru dirancang sebagai alat untuk mengukur kompetensi akademik, sosial dan juga kepribadian guru. 

Sungguh merupakan suatu yang sangat tidak adil, jika sebuah perjuangan yang dilakukan guru dinilai hanya dalam hitungan jam saja. UKG biasanya tidak pernah menekankan kinerja guru di dalam kelas, melainkan hanya seputar uji pengetahuan, uji penugasan teori serta administrasi saja. 

Sebenarnya UKG dapat dikatakan berhasil jika memperhatikan kegiatan guru di dalam kelas secara langsung. Apapun kelemahan kegiatan UKG sebagai guru yang berkualitas tentunya akan menjalankan kegiatan ini dengan baik. Tidak hanya program yang kurang menyasar, kualitas guru juga dipengaruhi oleh beberapa faktor penghambat kualitas lainnya sebagaimana akan dijabarkan dalam penjelasan berikut:

1. Sumber Daya Manusia

Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas guru yaitu sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. SDM yang kurang memadai sering kali menjadi pemicu utama yang menyebabkan guru kurang berkualitas. 

2. Kondisi Geografis

Faktor selanjutnya yaitu keadaan alam dalam sebuah sekolah. Sudah pasti, sekolah yang berada di tempat terpencil sudah jelas memiliki kualitas yang kurang. Hal ini dapat dibuktikan dengan membandingkan kondisi geografis suatu wilayah dan wilayah lainnya yang ada di Indonesia. 

3. Keberagaman Siswa

Karakter berbeda yang dimiliki siswa menjadi salah satu penghambat keprofesionalan seorang guru, Semakin banyak jenis karakter yang berbeda, maka akan menjadi tantangan yang super sulit juga bagi guru untuk mengatasinya. 

4. Sarana dan Prasarana

Sarana dan Prasarana yang lengkap dapat juga menjamin sebuah kualitas yang dimiliki oleh guru. Para guru akan lebih mudah menyampaikan ilmu jika memiliki sarana dan prasarana yang memadai. 

5. Jumlah Siswa dan Guru

Idealnya sebuah kelas ialah satu guru dengan 20 Siswa. Namun menjadi sebuah hal yang tidak baik jika keadaan tersebut tidak seimbang. 

Di sisi lain, supervisi yang dilakukan oleh pengawas di sekolah-sekolah tergolong sebagai suatu yang lemah dan justru menjadi beban bagi guru. Disini peran pengawas sangatlah penting untuk menentukan kualitas guru. 

Bimbingan yang diberikan oleh pengawas akan memberi dampak yang besar demi kemajuan guru. Dengan bimbingan yang tepat, kualitas guru juga dapat terjamin dan lebih baik. 

Azza Blog Pengajar di MI Muhammadiyah 1 Plabuhanrejo

0 Response to "Kenali Faktor yang Menghambat Kualitas Guru"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel